loader image

Kenaikan Harga BBM Terbaru 7 September 2026, Ini Daftar Harganya

23
Foto: Nalar Aksara (AI)
Foto: Nalar Aksara (AI)

Surabaya, Nalar Aksara — Harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu informasi yang banyak dicari masyarakat memasuki pekan kedua September 2026. Per Senin, 7 September 2026, sejumlah harga BBM masih mengacu pada penyesuaian yang dilakukan.

Pertamina dan sejumlah badan usaha SPBU swasta pada awal bulan, dengan perubahan paling terasa terjadi pada BBM nonsubsidi, terutama produk beroktan tinggi dan jenis diesel. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar masih bertahan di angka sebelumnya.

Untuk wilayah Jakarta, Surabaya, dan sekitarnya, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar berada di level Rp6.800 per liter. Harga Pertamax RON 92 juga belum berubah dan tetap di angka Rp15.950 per liter.

Berbeda dengan tiga produk tersebut, sejumlah BBM nonsubsidi mengalami kenaikan. Pertamax Turbo RON 98 kini dibanderol Rp19.600 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 naik menjadi Rp19.150 per liter. Kenaikan lebih tinggi tercatat pada BBM jenis diesel, di mana Dexlite dipatok Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex mencapai Rp25.200 per liter.

Di SPBU swasta, harga bensin berada pada level yang relatif stabil namun harga diesel justru melonjak. Shell V-Power Diesel tercatat Rp25.420 per liter, naik tajam dari Rp21.910 per liter pada bulan sebelumnya. Di BP-AKR, BP 92 dijual Rp16.130 per liter dan BP Ultimate Rp16.760 per liter.

Sementara BP Ultimate Diesel juga mencapai Rp25.420 per liter. Demikian pula di Vivo, Revvo 92 dijual Rp16.130 per liter dan Revvo 95 Rp16.760 per liter, sedangkan Vivo Primus Plus untuk kendaraan diesel berada di level Rp25.420 per liter.

Kenaikan harga BBM diesel menjadi salah satu perubahan paling mencolok pada September ini. Shell V-Power Diesel, BP Ultimate Diesel, dan Vivo Primus Plus sama-sama berada di level Rp25.420 per liter, yang berarti naik sekitar Rp3.510 per liter dibandingkan harga sebelumnya.

Kondisi serupa juga terjadi pada produk diesel Pertamina, di mana Dexlite dan Pertamina Dex sama-sama mengalami kenaikan cukup besar. Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan diesel untuk aktivitas harian maupun distribusi barang, perubahan tersebut tentu perlu diperhitungkan karena dapat menambah beban pengeluaran operasional.

Sementara bagi pengguna kendaraan bensin, pilihan dengan harga paling rendah masih tetap Pertalite di Rp10.000 per liter, dan Pertamax di Rp15.950 per liter menjadi alternatif nonsubsidi yang lebih terjangkau dibanding produk beroktan lebih tinggi.

Harga yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan masing-masing badan usaha dan kondisi pasar minyak dunia.(at/re)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG, Dari Rp6 Juta Per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

Jakarta, Nalar Aksara – Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah skema insentif operasional...

Desil Bansos Tidak Sesuai? Begini Cara Memutakhirkan Data Langsung Lewat HP

Jakarta, Nalar Aksara — Data kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat yang tercatat dalam...

Pemerintah Siapkan BLT Rp5,4 Juta, Uji Coba Penyaluran Tunai Mulai Awal 2027

Jakarta, Nalar Aksara — Pemerintah berencana menyalurkan bantuan sosial berupa Bantuan Langsung...

Lumbung Energi Nasional yang Gagal Lepas dari Krisis Gas Melon, Aktivis Siliwangi Beri Kritik Pedas

Probolinggo, Nalar Aksara — Krisis pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran...