

Probolinggo, Nalar Aksara — Kabar baik bagi pengguna jalan di wilayah Probolinggo dan sekitarnya. Ruas Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-
Pada tahap awal pengoperasian, ruas tol tersebut dibuka tanpa tarif selama 14 hari sebagai masa sosialisasi kepada masyarakat.
Informasi tersebut disampaikan Jasa Marga melalui akun Instagram resminya. Dalam unggahannya disebutkan:
“Mulai 30 September 2026 pukul 10.00 WIB, Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-
Meski masyarakat belum dikenakan tarif selama masa sosialisasi, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik atau e-Toll ketika menggunakan fasilitas jalan tol tersebut.
Pengoperasian segmen Gending-Kraksaan-Paiton dilakukan untuk dua arah. Pengguna jalan yang berasal dari Ruas Tol Trans Jawa, khususnya dari arah Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), dapat melanjutkan perjalanan menuju Ruas Prosiwangi melalui akses Gending dan kemudian menuju GT Kraksaan maupun GT Paiton.
Sementara itu, pengguna jalan yang masuk melalui GT Kraksaan dapat memilih perjalanan menuju Ruas Pasuruan-Probolinggo melalui GT Gending maupun melanjutkan perjalanan ke GT Paiton.
Adapun pengguna yang masuk melalui GT Paiton dapat menuju GT Kraksaan, GT Gending, maupun melanjutkan perjalanan menuju Ruas Pasuruan-Probolinggo.
Dengan dibukanya ruas tersebut, pengguna jalan memiliki alternatif konektivitas baru untuk perjalanan di wilayah Probolinggo bagian timur sekaligus menuju wilayah Tapal Kuda.
Sebelum pengoperasian, Manager Operasi Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi, Nadila Sevitria, sebelumnya telah menyampaikan bahwa kesiapan konstruksi Tol Prosiwangi segmen Gending-Kraksaan-Paiton telah mencapai 100 persen.
Menurut Nadila, pekerjaan yang masih berlangsung hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas rest area. Sementara itu, berbagai aspek yang diperlukan untuk mendukung operasional jalan tol telah dipersiapkan.
“Secara konstruksi dan kesiapan lainnya, kami sudah mantap dan siap untuk dibuka. Begitu juga dengan pelayanan, seperti transaksi dan lalu lintas, semuanya sudah kami siapkan,” ujar Nadila, dikutip dari detikJatim.
Nadila sebelumnya juga membenarkan rencana pengoperasian ruas tersebut. Namun, pada saat itu tanggal pelaksanaan masih menunggu keputusan pemerintah.
Masyarakat yang hendak mencoba ruas tol baru tersebut perlu memperhatikan ketentuan selama masa sosialisasi.
Meskipun tarif yang dikenakan Rp0, pengguna jalan tetap harus membawa kartu uang elektronik dan melakukan tapping pada sistem transaksi yang tersedia.
Ketentuan tersebut penting diperhatikan karena pengoperasian tanpa tarif bukan berarti pengguna dapat melintas tanpa mengikuti prosedur transaksi jalan tol.
Masa gratis selama 14 hari menjadi bagian dari tahap sosialisasi sebelum pemberlakuan tarif resmi.
Dengan beroperasinya segmen Gending-Kraksaan-Paiton, masyarakat kini dapat memanfaatkan akses jalan tol tersebut untuk mendukung perjalanan yang lebih terhubung antara wilayah Probolinggo dan kawasan di sebelah timurnya. (re)
SURABAYA – Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (Bapenda Jatim) mengimbau masyarakat...
Byadmin22 Agustus 2026
Leave a comment