

JAKARTA, Nalar Aksara — Laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di sebuah rumah dinas dalam Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, berujung pada penindakan. Rumah tersebut diduga digunakan sebagai lokasi aktivitas judi online (judol).
Dugaan itu mencuat setelah warga mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di lingkungan kompleks tersebut. Laporan masyarakat kemudian ditindaklanjuti oleh personel TNI AD bersama unsur kewilayahan.
“Pengungkapan tersebut berawal dari laporan dan kepedulian warga yang mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di lingkungan tersebut,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya, dilansir detiknews, Kamis (8/10/2026).
Kasus ini juga menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi di dalam rumah tersebut beredar di media sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @badanperwakilannetzen2 pada Rabu (7/10/2026) itu disebut direkam pada Minggu (4/10/2026) di kompleks KPAD Cijantung.
Dalam rekaman terlihat sejumlah orang berada di sebuah ruangan yang dipenuhi komputer. Perekam video menduga ruangan tersebut digunakan untuk menjalankan aktivitas judi online.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan mendatangi lokasi.
Petugas kemudian mengamankan tempat tersebut beserta barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas yang sedang diperiksa.
Lokasi juga dipasang garis polisi. Sementara itu, aliran listrik di lokasi dipadamkan untuk kepentingan pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari penindakan tersebut, sebanyak 11 orang diamankan. Seluruhnya disebut merupakan warga sipil.
“Dari 11 orang yang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil. Mereka terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan, yang selanjutnya dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut,” ujar Donny.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap aktivitas sebenarnya yang berlangsung di rumah tersebut, termasuk mendalami dugaan keterkaitan para pihak yang diamankan dengan praktik judi online.
Donny menyebut penindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu mengungkap dan memberantas praktik judi online.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebelumnya telah menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan dugaan pelanggaran begitu saja.
Maruli memastikan setiap laporan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran akan segera direspons dan ditindaklanjuti.
“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respons cepat,” kata Maruli, seperti dilansir Antara, Rabu (7/10/2026).
Kini, proses pemeriksaan terhadap 11 orang yang diamankan masih berlangsung. Pendalaman tersebut diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya mengenai aktivitas di rumah dinas tersebut serta memastikan ada atau tidaknya tindak pidana judi online. (re)
Probolinggo, Nalar Aksara — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota...
Byadmin30 September 2026Probolinggo, Nalar Aksara — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi...
Byadmin24 September 2026Jakarta, Nalar Aksara — Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan ruang bagi sekolah...
Byadmin21 September 2026Jakarta, Nalar Aksara — Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mengungkapkan bahwa sebanyak...
Byadmin16 September 2026
Leave a comment